Tidak Selalu Buruk, Ternyata Marah Bisa Memberikan 3 Manfaat Ini

0
15
Tidak Selalu Buruk, Ternyata Marah Bisa Memberikan 3 Manfaat Ini

"Jangan marah, aku akan segera menjadi tua …" Anda mungkin sering mendengar ungkapan seperti itu. Sebenarnya, ungkapan ini diperlihatkan agar seseorang tidak terpancing, tersinggung, dan marah. Selain bisa merusak hubungan, kemarahan juga diketahui dapat merusak kesehatan tubuh. Namun, kemarahan tidak selalu mengarah pada hal-hal buruk. Ada manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika Anda marah.

Dampak negatif kemarahan pada kesehatan tubuh

Sebelum memahami manfaat kemarahan, Anda mungkin perlu mengetahui efek negatifnya. Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Journal of Medicine and Life menjelaskan efek negatif dari kemarahan pada kesehatan tubuh.

Para peneliti mengatakan bahwa emosi ini dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan, seperti hipertensi, masalah dengan pembuluh darah di sekitar jantung, irama jantung yang tidak normal, dan proses metabolisme dalam tubuh.

Selain itu, kemarahan juga dapat memicu peradangan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Kemarahan juga dapat mengubah perilaku seseorang menjadi agresif dan melampiaskan emosi dengan cara yang salah, yang umumnya dilakukan seperti minum alkohol atau merokok secara berlebihan.

Namun, kemarahan juga memberikan manfaat bagi kesehatan

Meski dampak negatifnya cukup banyak, menyimpan amarah juga bukan solusi yang baik. Karena, kemarahan adalah bagian dari emosi diri yang benar-benar perlu diungkapkan. Hanya saja Anda masih harus bisa mengendalikan diri, tenang, dan mengubah kemarahan itu menjadi hal yang lebih produktif.

Sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 2003 di halaman American Psychological Association, merangkum dampak positif dari kemarahan.

Marah dengan berani membangun cara membangun alis yang konstruktif ternyata mampu membantu seseorang menemukan solusi ketika menghadapi masalah dengan hubungan pasangan, interaksi kerja, atau politik.

Berikut ini adalah penjelasan mengapa kemarahan memberi manfaat bagi kehidupan seseorang, termasuk:

1. Perasaan marah membuat Anda lebih tegas

Ya, Anda bisa mendapatkan manfaat dari kemarahan ini jika digunakan dalam situasi yang tepat.

Menghadapi sesuatu yang tidak Anda sukai pasti akan terjadi perasaan sedang buruk. Misalnya, pasangan yang sering menaruh barang sembarangan membuat rumah berantakan.

Anda telah mengingatkannya berkali-kali untuk melindungi hatinya. Namun, kebiasaannya tidak pernah berubah. Anda juga harus mengingatkannya berulang kali. Jika ini terus berlanjut, Anda tentu menjadi sangat kesal, bukan?

"Jika seperti ini, filter untuk memberi tahu Anda dengan baik merasa perlu dihapus", jelas Ken Yeager, PhD, dosen stres, trauma, dan pengendalian diri di Ohio Universitas Negeri di halaman Kesehatan Pria.

Kemarahan dapat membuat Anda menghapus filter. Marah, Anda bisa memberi tahu pasangan Anda tentang keinginan Anda dengan lebih jelas dan tegas.

2. Marah membuat Anda bernegosiasi

berbohong kepada pasangan

Kemudian, manfaat lain dari kemarahan yang mengejutkan adalah membantu bernegosiasi dalam menyelesaikan masalah.

Studi yang dilakukan oleh Rice University pada 2017 menunjukkan bahwa mengekspresikan kemarahan membuat seseorang mengekspresikan keinginannya dengan lebih jujur, membuat orang lain mendengarkan dengan lebih baik, dan lebih terbuka terhadap keluhan satu sama lain.

Dengan begitu, kesepakatan dari kedua belah pihak akan terjalin dan masalah bisa diselesaikan.

Manfaat marah ini cenderung membuat Anda jika masih seimbang dengan kontrol diri. Artinya, Anda hanya menjadikan amarah sebagai pemantik dalam mengekspresikan keinginan, bukan melampiaskannya dengan ancaman atau kekerasan.

3. Marah bisa memotivasi Anda

mitra pemilih

Kemarahan muncul karena berbagai faktor. Misalnya, karena merasa diremehkan, diabaikan, atau tidak diperlakukan tidak adil. Keberadaan amarah ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan perubahan.

Ketika seseorang membuang amarahnya, keinginan muncul untuk mengendalikan sesuatu. Perasaan seperti itu dapat memotivasi seseorang untuk membuat atau mendapatkan perubahan.

Misalnya, kemarahan karena diremehkan oleh orang-orang di sekitar Anda akan membuat Anda "membalas dendam" dengan bekerja keras untuk menjadi lebih sukses daripada mereka.

Namun, perlu diingatkan kembali bahwa manfaat kemarahan hanya didapat jika masih dalam batas-batasnya. Tidak semua masalah harus dihadapi dengan kemarahan. Terutama jika itu menyebabkan sikap agresif, berlebihan, dan merusak.

Posting tidak selalu buruk, ternyata marah bisa memberikan 3 manfaat ini muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here