Latest News

Perkembangan Ibu dan Janin di Trimester 2, dan Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai

Dari sepanjang masa kehamilan, trimester kedua mungkin adalah waktu yang paling “adem ayem” dan bisa dinikmati. Lantas, apa saja yang terjadi pada kehamilan trimester 2?

Perkembangan ibu di kehamilan trimester 2

perkembangan kehamilan trimester 1

Kehamilan trimester 2 mulai minggu ke-13 hingga minggu ke-27. Di masa kehamilan ini, sebagian besar masalah hamil muda sudah mereda dan energi juga sudah mulai terkumpul kembali untuk beraktivitas seperti biasa.

Namun, ada beberapa perubahan yang terjadi.

1. Perut membesar

Mulai usia kandungan 4 bulan ke atas, janin sudah tumbuh semakin besar jadi perut Anda juga harus tumbuh membesar untuk memfasilitasinya. Pada trimester ini, tonjolan perut Anda sudah terlihat jelas sudah jadi perlu pakai baju hamil.

Selain itu, berat badan Anda akan naik. Sepanjang trimester 2, Anda mungkin akan menambah berat badan sebesar 1,5-2 kg per bulannya. Ditambah lagi, nafsu makan Anda juga sudah muncul kembali.

2. Payudara membesar

Payudara terlihat semakin besar di trimester ini karena hormon hamil terus mengalami pertambahan susu untuk bertumbuh dan mempersiapkan memproduksi ASI. Itu sebabnya beberapa ibu hamil masih mengalami rasa sakit di payudaranya sepanjang trimester kedua.

Di kehamilan trimester 2, ibu hamil juga dapat mengambil warna area puting payudara menjadi lebih berbahaya dan dapat tonjolan-tonjolan kecil di sekitarnya. Tonjolan-tonjolan ini adalah suplemen yang dikeluarkan agar ibu hamil tidak mengering.

Selama bertumbuhnya payudara, di sekitar minggu ke-16 sampai 22 cairan kuning mungkin juga akan keluar. Kolostrum adalah ASI pertama.

3. Mulai muncul tanda kerutan

Pada trimester 2, tubuh ibu yang mulai membesar akan memulai berpikirnya pada penampilan kulit. Seiring bertambahnya badan dan perkembangan perut, massa tambahan ini akan meregangkan kulit sebagai penyebabnya tanda kerutan. Tanda kerutan Mungkin muncul di perut dan payudara ibu hamil.

Menurut lembaga British Columbia, tanda kerutan adalah fenomena alami yang Umumnya akan memudar bahkan hilang total saat hamil. Namun tidak semua wanita hamil akan otomatis mengalaminya.

Belum ada cara pula yang terbukti ampuh untuk mencegah kemunculan gurat-gurat putih pengganggu penampilan ini. Namun, mengurangi berat badan saat hamil agar tidak dapat mengurangi keparahan tanda kerutan.

Untuk mengurangi stretch mark, Anda bisa menggunakan lotion atau krim anti tanda kerutan selama hamil secara rutin. Efek krim anti tanda kerutan ini belum dipastikan keampuhannya, tapi berguna untuk memperbaiki kulit tetap lembap dan mengurangi kecemasan saat hamil.

4. Sakit punggung

Bertambahnya berat badan selama trimester kedua dapat memberikan tekanan berlebih pada punggung. Tekanan konstan inilah yang membuat Anda mudah merasakan pegal dan nyaman pada punggung.

Untuk mengurangi rasa sakit, biasakan duduk tegak dan gunakan kursi yang telah dikirim ke punggung Anda saat duduk. Jangan bawa barang berat dan hindari gunakan sepatu hak tinggi selama hamil.

Perkembangan janin di trimester kedua

Lebih dari perut ibu yang semakin membesar, semakin banyak pula perubahan yang terjadi pada janin di dalam rahim. Sepanjang trimester kedua, paru-paru, jantung, dan sistem darah janin mulai berkembang.

Berikut ini adalah penjelasan yang lebih rinci tentang perkembangan janin pada trimester kedua:

Usia kandungan 4 bulan (minggu ke-16 sampai 20)

Anda sudah bisa tahu jenis kelamin calon bayi Anda saat ini. Di usia kehamilan 4 bulan yang lalu, wajah janin dan rambut di atas sudah mulai tampak jelas saat menerima USG. Janin juga sudah mulai bisa mendengar suara dari luar.

Selain itu, janin juga mulai menerima “kontribusi” antibodi dari tubuh ibu untuk memperkuat sistem imunnya sendiri saat ini melawan bakteri dari tubuh ibu.

Usia kandungan 5 bulan (minggu ke-20 sampai 24)

Di bulan lalu pada kehamilan trimester 2, alis dan bulu mata janin sudah mulai muncul. Rambut keluar halus (lanugo) juga akan muncul di seluruh tubuh janin dan selamat sampai setelah lahir.

Di usia kandungan 5 bulan juga, kulit janin masih tipis dan berkilau karena mengandung lapisan pelindung berwarna putih yang disebut vernix. Vernix terbuat dari minyak zaitun.

Selain itu, kaki bayi sudah bisa bergerak dengan baik dan akan tumbuh sudah mulai di trimester kedua ini.

Usia kandungan 6 bulan (minggu ke-24 sampai 28)

Di trimester kedua, sistem pernapasan bayi sudah mulai bekerja karena paru-parunya sudah memproduksi zat yang disebut surfaktan. Fungsi surfaktan adalah untuk membantu paru-paru yang berkembang normal setelah lahir nanti.

Mata janin di usia cadangan 6 bulan sudah bisa dibuka dan ditutup sendiri.

Gerakan atau menendang bayi pada umumnya sudah bisa Anda rasakan pertama kali kompilasi diterbitkan pada usia 16-25 minggu. Namun jika ini adalah kehamilan pertama Anda, tendangan bayi baru bisa terasa di minggu ke-25.

Risiko dan tanda bahaya di trimester 2

Kehamilan pada umumnya adalah kondisi yang riskan. Meski trimester 2 merupakan masa kehamilan yang paling "adem ayem", ada berbagai risiko dan tanda bahaya yang bisa mulai muncul di trimester ini dan perlu Anda waspadai.

Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan dan asupan gizi harian Anda guna memastikan keselamatan ibu dan janin di trimester kedua ini.

1. Perdarahan vagina

Perdarahan vagina adalah tanda perubahan pertama dari keguguran jika terjadi di trimester kedua. Keguguran pada trimester kedua (sebelum 20 minggu) dapat disebabkan oleh beberapa faktor berbeda, yang memuat:

  • Masalah rahim, seperti septum uterus (rahim terbagi menjadi dua bagian terpisah)
  • Serviks inkompetensi (leher rahim terbuka terlalu cepat dan kelahiran kembali dini)
  • Kromosom kelainan
  • Penyakit autoimun yang dimiliki ibu, seperti lupus.

Perdarahan di trimester 2 juga dapat diakibatkan oleh:

  • Persalinan dini hari
  • Masalah plasenta, seperti plasenta previa dan plasenta abruptio.

Masalah-masalah ini lebih sering terjadi pada trimester ketiga, tetapi juga dapat terjadi pada akhir trimester kedua.

2. Ketuban pecah dini

Ketuban akan pecah kompilasi Anda dibawa. Namun jika terjadi terlalu dini, malah sudah pecah di trimester 2 yang dapat menyebabkan masalah serius bagi bayi Anda. Bayi harus dikeluarkan karena bayi tidak perlu lagi dilindungi terhadap infeksi.

Penyebab pasti dari ketuban pecah dini tidak selalu jelas. Namun dalam banyak kasus, sumber perlindungan adalah pada lapisan membrannya.

Kantung ketuban pecah dini dapat menyebabkan kelahiran prematur. Diperkirakan sekitar ¼ dari semua kelahiran prematur diakibatkan ketuban pecah dini. Bayi yang lahir antara minggu ke-24 dan ke-28 kehamilan berisiko tinggi masalah kesehatan jangka panjang yang serius, terutama penyakit paru-paru.

3. Preeklampsia

Preeklampsia adalah masalah tekanan darah tinggi yang terjadi pada kompilasi yang dimasukkan minggu ke-20. Tekanan darah tinggi sebelum preeklampsia jika angka tensi mencapai 140/90 bahkan lebih saat hamil.

Seorang ibu hamil dapat mengatasi preeklampsia yang sebelumnya tidak pernah mengalami hipertensi sebelumnya. Pada kehamilan pertama, preeklamsia lebih mungkin terjadi selama trimester ketiga. Namun, beberapa ibu hamil mulai preeklampsia sejak trimester kedua.

Pemeriksaan kehamilan yang wajib dilakukan pada trimester 2

hamil di usia 35 tahun

Di trimester kedua, ibu hamil sudah bisa mengetahui jenis kelamin dan wujud janin lewat USG. Pemeriksaan USG ini bisa dilakukan pada usia kehamilan 18 hingga 20 minggu.

Pemeriksaan USG juga bertujuan untuk menentukan pertumbuhan, penentuan bayi, dan pemberian tanggal lahir. Anda juga dapat mencoba gerakan janin di perut. Gerakan janin umum tidak akan terasa terlalu dan hanya sementara saja.

Di trimester 2 kehamilan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan kehamilan berikut ini:

  • Mengukur tekanan darah ibu hamil
  • Memeriksa berat badan ibu hamil
  • Skrining diabetes gestasional dengan tes darah
  • Uji lahir normal dan tes genetik lainnya, seperti tes amniosentesis.

Nutrisi yang wajib diselesaikan di trimester kedua

Perkembangan janin 9 minggu

Berbagai nutrisi yang harus Anda dapat di trimester satu tetap wajib dipertahankan. Selain itu, berikut tambahan lainnya yang juga penting untuk di trimester kedua:

1. Vitamin D

Vitamin D Diperlukan ibu pada kehamilan trimester 2 untuk membantu membangun tulang dan gigi janin yang sedang berkembang. Asupan vitamin D yang diharapkan selama kehamilan trimester kedua adalah 15 mcg setiap hari.

Sebetulnya tubuh dapat memproduksi vitamin D sendiri dari sinar matahari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan Anda untuk terpapar atau berjemur sinar matahari sebanyak 5 hingga 15 menit untuk dua sampai tiga kali seminggu tanpa menggunakan tabir surya untuk mencukupi asupan vitamin D tubuh. Mulailah berjemur dari pukul 10 pagi hingga 3 sore.

Selain dari matahari, ibu hamil juga bisa mendapatkan tambahan vitamin D dari sumber makanan berikut:

  • Ikan salmon
  • Keju
  • Kuning telur
  • Suplemen hamil yang mengandung vitamin D

2. Asam lemak omega-3

Ibu hamil mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensial omega-3.

Asam lemak omega-3 mendukung pengembangan jantung, otak, mata, sistem kekebalan tubuh, dan sistem saraf pusat janin dalam kandungan.

Asam lemak omega-3 juga dapat mencegah persalinan prematur, mengurangi risiko preeklampsia, dan mengurangi risiko depresi pascapersalinan.

Di kehamilan trimester 2, ibu hamil bisa mendapatkan makanan tinggi lemak omega-3 berikut:

  • Ikan berlemak, seperti salmon yang dimasak matang sempurna.
  • Biji-bijian
  • Telur
  • Minyak canola dan minyak flaxseed
  • Buah alpukat

3. daAir

Ibu hamil butuh asupan lebih, tak terkecuali di kehamilan trimester 2 ini. Air yang dibutuhkan ibu hamil dapat membantu terbentuknya plasenta dan kantung ketuban di dalam rahim.

Mengalami dehidrasi saat hamil dapat menyebabkan janin mengalami kerusakan saraf dan penurunan produksi ASI.

Ibu yang sedang hamil harus minum hingga 8 gelas air setiap hari untuk menghindari dehidrasi dan komplikasinya.

Tips sehat untuk ibu hamil di trimester 2

kontraksi setelah seks saat hamil

1. Olahraga

Kehamilan bukan alasan untuk berolahraga dan menggerakkan badan. Olahraga adalah cara yang sehat dan mudah untuk menghindari resistensi insulin pada ibu hamil.

Resistensi insulin dapat menyebabkan diabetes gestasional yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi selama hamil. Namun, selalu diperlukan pada dokter cadangan Anda tentang olahraga apa yang cocok saat hamil.

2. Berhubungan seks

Beberapa pasangan menganggap seks saat hamil adalah sesuatu yang salah. Sementara, tidak juga, berhubungan seksi saat hamil diizinkan, bahkan ada yang mendapatkan Manfaatnya.

Selama trimester pertama, Anda mungkin melakukan hubungan seks dengan pasangan. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir untuk memulai kembali pada kehamilan trimester 2 ini.

Berhubungan seks saat hamil tidak akan membahayakan janin. Pasalnya, janin terlindungi oleh cairan ketuban dan kantung hamil di dalam rahim. Ada yang mengkonsultasikan dengan dokter tentang aktivitas seksual sebelum dilakukan bersama pasangan.

Apa sudah boleh mengumumkan kehamilan di trimester 2?

Anda boleh mengumumkan kehamilan pada keluarga dan kerabat di trimester kedua.

Selain perut yang lebih menonjol benar-benar memastikan Anda hamil, risiko keguguran di 3 bulan lalu juga lebih minim sehingga Anda bisa lebih lega mengumumkannya.

Diskusikan dan putuskan dengan pasangan bersama Anda Tentang berita kehamilan Anda.

Pos Perkembangan Ibu dan Janin di Trimester 2, dan Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai muncul pertama kali di Hello Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top