Mengalami Anemia, Sebaiknya Berobat ke Dokter Apa?

0
30
Mengalami Anemia, Sebaiknya Berobat ke Dokter Apa?

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penderita anemia yang tinggi. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengerti bahwa mereka harus ke dokter ketika mengalami gejala anemia.

Tanpa penanganan yang tepat, anemia dapat menyebabkan komplikasi pada jantung dan sirkulasi darah. Penyakit ini juga dapat membahayakan kehidupan ibu dan janin jika terjadi selama kehamilan.

Haruskah Anda mengunjungi dokter jika Anda menderita anemia?

komponen darah tes darah

Sebelum mengunjungi dokter spesialis, Anda perlu menemui dokter umum jika mengalami gejala anemia. Dokter Anda akan mendiagnosis kondisi Anda berdasarkan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan tes darah Anda.

Anemia terbagi menjadi beberapa jenis dengan berbagai penyebab. Kondisi ini juga bisa menjadi gejala penyakit lain yang lebih parah. Karena itu, dokter harus sangat berhati-hati dan berhati-hati ketika membuat diagnosis.

Anda juga dapat membantu dokter dengan menjelaskan secara rinci gejala, riwayat kesehatan keluarga, diet, dan obat-obatan yang Anda konsumsi.

Itu semua akan membantu dokter untuk mengetahui jenis anemia yang mungkin Anda alami.

Ada sejumlah pemeriksaan yang mungkin disarankan oleh dokter Anda saat Anda memeriksakan diri, termasuk:

  • Tes hitung darah lengkap untuk menentukan jumlah, ukuran, volume, dan jumlah hemoglobin dalam sel darah merah
  • Jumlah vitamin B9, B12, dan vitamin lain yang penting untuk produksi sel darah merah
  • Jumlah total zat besi dalam tubuh
  • Tes urin dan pemeriksaan sejenisnya untuk mengetahui seberapa cepat tubuh Anda memproduksi sel darah merah
  • Tes darah khusus untuk mendeteksi penyebab anemia yang lebih jarang, seperti kelainan sistem kekebalan, sel darah merah rapuh, kelainan enzim, dll.

Pemeriksaan ini tidak hanya efektif dalam mendiagnosis anemia, tetapi juga membantu dokter mendeteksi penyakit lain yang menjadi penyebabnya. Misalnya, anemia defisiensi besi dapat terjadi karena polip usus, tumor, atau gangguan ginjal.

Kapan sebaiknya anemia ditangani oleh spesialis?

mendeteksi kanker

Banyak orang tidak mengerti apa perawatan medis untuk mengobati anemia, jadi berkonsultasilah dengan spesialis.

Ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah, tetapi spesialis umumnya ditugaskan menangani kasus anemia yang lebih spesifik.

Contohnya adalah jika Anda mengalami anemia aplastik. Penyakit ini terjadi ketika sumsum tulang tidak lagi menghasilkan cukup sel darah.

Penyebabnya adalah serangan dari sistem kekebalan tubuh yang secara keliru mengenali sumsum tulang sebagai ancaman.

Untuk mendiagnosis anemia aplastik, tes darah diperlukan dan biopsi sumsum tulang. Biopsi adalah prosedur pengambilan sampel jaringan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Orang dengan anemia aplastik memiliki lebih sedikit sel darah di sumsumnya.

Tenaga medis yang biasanya melakukan pemeriksaan ini adalah spesialis penyakit dalam (hematologis), spesialis hematologi, atau disebut juga ahli hematologi. Anda dapat mengenalinya dari gelarnya, Sp.GG-KHOM (Konsultan Hematologi Medis – Onkologi).

Ahli hematologi berfokus pada cabang ilmu pengetahuan yang terkait dengan komponen darah dan masalahnya.

Baik, Sekarang Anda tahu apa yang harus dilihat dokter untuk mengatasi anemia. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan diri Anda dengan catatan medis, dokumen rujukan dari dokter umum, dan pertanyaan mengenai kondisi Anda.

Jangan ragu untuk menanyakan semua hal yang perlu Anda ketahui tentang anemia, mulai dari jenis, tingkat keparahan, hingga pilihan perawatan. Semakin banyak informasi yang Anda miliki, semakin baik dampaknya bagi kesehatan.

The Post Mengalami Anemia, Apa Yang Harus Anda Temui Dokter? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here