Kolesterol Tinggi Walaupun Sudah Olahraga dan Makan Sehat, Apa Sebabnya?

0
11
Kolesterol Tinggi Walaupun Sudah Olahraga dan Makan Sehat, Apa Sebabnya?

Berolahraga secara teratur dan memiliki makanan bergizi seimbang adalah dua faktor penting yang membantu Anda menjaga kolesterol tetap normal. Namun, ada beberapa orang yang masih memiliki kolesterol tinggi meski memiliki gaya hidup sehat.

Kondisi ini tidak serta merta menunjukkan bahwa gaya hidup sehat yang Anda jalani salah. Sebab, kadar kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh faktor lain di luar gaya hidup.

Penyebab kolesterol tinggi meski memiliki kehidupan yang sehat

Berikut adalah serangkaian faktor yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi meskipun Anda telah berolahraga dan mengatur pola makan Anda:

1. Memiliki hiperkolesterolemia keluarga (FH)

Hiperkolesterolemia familial (FH) adalah suatu kondisi kolesterol darah tinggi yang disebabkan oleh kecacatan pada kromosom 19. Kondisi ini bersifat genetik dan dapat diturunkan dari orang tua ke anak.

Anak-anak yang menderita FH dilahirkan dengan kolesterol LDL tinggi. LDL kolesterol (Lipoprotein Kepadatan Rendah) adalah kolesterol jahat yang memicu pembentukan plak di pembuluh darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Hindari makanan kolesterol, tetapi tetap mengkonsumsi lemak jahat

mengidam makanan manis

Meskipun Anda memiliki kehidupan yang sehat, Anda dapat memiliki kolesterol tinggi karena makan makanan yang kaya lemak jenuh dan lemak trans.

Lemak jenuh ditemukan dalam lemak hewani dan produk susu tinggi lemak. Sementara Lemak trans terkandung dalam makanan yang digoreng dan camilan manis.

Coba ganti produk susu berlemak tinggi dengan susu kedelai atau susu almond. Saat Anda ingin makan daging, pilihlah daging dengan kandungan lemak paling sedikit.

Juga gunakan metode memasak lain (bukan digoreng) yang lebih sehat, seperti menumis.

3. Makanlah margarin padat untuk menggantikan mentega

Tidak seperti mentega yang dibuat dari susu sapi, margarin dibuat dari campuran minyak sayur dan air. Inilah sebabnya mengapa banyak orang beranggapan bahwa margarin lebih rendah kolesterol daripada mentega.

Bahkan, beberapa jenis margarin mengandung minyak terhidrogenasi yang membuat bentuknya padat. Minyak terhidrogenasi adalah nama lain untuk lemak trans yang meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

manfaat mentega

4. Tidak mengonsumsi obat penurun kolesterol

Pada beberapa orang, hidup sehat dan berolahraga tidak cukup untuk mencegah kolesterol tinggi. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda mengonsumsi obat penurun kolesterol, termasuk:

  • Menderita diabetes
  • Plak terbentuk di pembuluh darah
  • Nilai LDL sangat tinggi (lebih dari 190 mg / dL)
  • Ada banyak kalsium dalam pembuluh darah sehingga pembuluh darah mengeras
  • Usia Anda, tekanan darah, dan riwayat kolesterol meningkatkan risiko kolesterol tinggi di masa depan

5. Konsumsi makanan kolesterol terlalu terbatas

Meski kerap dipandang negatif, sebenarnya tubuh membutuhkan kolesterol. Tubuh mendapat kolesterol dari dua sumber, yaitu dengan membuatnya sendiri di hati dan dari makanan yang dikonsumsi.

Ketika asupan kolesterol menurun, tubuh Anda akan menghasilkan lebih banyak kolesterol untuk memenuhi kebutuhannya.

Karena itu, terlalu membatasi konsumsi makanan kolesterol justru dapat menyebabkan kolesterol Anda melonjak walaupun Anda memiliki kehidupan yang sehat.

Anda masih bisa mengkonsumsi makanan jenis ini selama itu masuk akal.

makanan manis sehat

Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi kadar kolesterol darah. Selain konsekuensi faktor genetik, penyebab lain berasal dari pola makan yang tidak disadari. Inilah sebabnya mengapa Anda masih bisa memiliki kolesterol tinggi meski menjalani kehidupan yang sehat.

Namun, bukan berarti Anda bisa mengabaikan gaya hidup sehat dan olahraga teratur. Keduanya masih penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit akibat kadar kolesterol yang tidak terkontrol.

Pasca Kolesterol Tinggi Meski Sudah Olahraga dan Makan Sehat, Apa Penyebabnya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here