Kenapa Saat Stres Gairah Seks Saya Menurun, Ya?

0
17
Kenapa Saat Stres Gairah Seks Saya Menurun, Ya?

Stres yang Anda rasakan bisa datang dari berbagai tekanan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pribadi, keluarga, atau masalah yang terjadi di tempat kerja dapat memicu stres yang tidak terkendali. Umumnya, kondisi ini membuat Anda kurang bersemangat hingga gairah seks berkurang. Bagaimana stres dapat memengaruhi hasrat seksual Anda?

Stres memicu penurunan hasrat seksual

Saat sedang stres, tubuh Anda akan mengalami beberapa perubahan sebagai respons fisiologis. Respons ini terjadi dengan pelepasan hormon yang mempersiapkan Anda untuk mempertahankan diri.

Hormon-hormon yang keluar pada saat itu termasuk kortisol dan epinefrin. Jika tubuh Anda tidak membuat respons fisiologis ketika Anda stres, Anda dapat mengalami apa yang disebut stres kronis. Ini dapat memengaruhi kesehatan Anda secara fisik, termasuk penurunan libido dalam tubuh.

Ketika libido turun, Anda akan kehilangan keinginan untuk berhubungan seks dan ini dapat memengaruhi hubungan seksual Anda dengan pasangan. Karena itu, stres memengaruhi hasrat seksual bukanlah pertanda baik.

gejala stres

1. Efek stres pada gairah seksual pria

Pada pria, pengaruh stres pada seks bisa membuatnya sulit untuk ereksi, bahkan gagal. Ini karena semua aktivitas seksual Anda akan diatur oleh sistem saraf yang juga dipengaruhi oleh hormon stres.

Ketika stres, pembuluh darah tidak membesar dan otot sfingter (otot-otot di sekitar penis) gagal mengerut. Keduanya menyebabkan kegagalan ereksi.

Selain itu, ketika stres, ada beberapa hormon pada pria yang juga terganggu. Salah satunya, endorfin, menghambat pelepasan hormon LHRH. Penurunan hormon LHRH memicu penurunan hormon LH, yang merupakan hormon penting untuk produksi hormon testosteron.

Sementara itu, hormon FSH, yang merangsang pembentukan sperma, juga menurun. Plus, hormon kortisol, yang merupakan hormon yang muncul ketika Anda stres, membuat testis kurang responsif terhadap LH.

Karena seks dikendalikan secara otomatis oleh sistem saraf, kondisi di mana stres secara otomatis memengaruhi hasrat seksual lebih mudah terjadi, tetapi lebih sulit diatasi.

Satu-satunya hal yang tidak terpengaruh oleh reaksi ini adalah pikiran, oleh karena itu menjaga pikiran Anda adalah salah satu cara untuk memulihkan kondisi yang terjadi akibat stres ini.

2. Pengaruh stres pada gairah seksual wanita

Pada wanita, afrodisiak, atau zat yang dapat meningkatkan gairah seksual, juga diatur di otak. Selain itu, wanita tidak hanya menganggap seks sebagai aktivitas fisik, tetapi juga melibatkan emosi atau perasaan.

Dengan begitu, ketika Anda stres, Anda akan cenderung memandang seks sebagai kegiatan negatif dan tanpa Anda sadari, Anda membentuk kebiasaan yang melarang Anda menikmati seks.

Mirip dengan apa yang terjadi pada pria, hormon pada wanita juga terpengaruh ketika sedang stres. Hormon endorfin memblokir LHRH dan menyebabkan kadar LH menurun. Pada wanita, LH memicu ovulasi.

Selain itu, hormon kortisol mencegah pelepasan kadar LH, sehingga FSH, prolaktin, estrogen, dan progesteron juga terganggu. Akibatnya, wanita mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dan pembuahan dan implantasi telur ke dinding rahim lebih sulit.

Pekerjaan yang sibuk dapat meningkatkan stres

Salah satu stressor yang saat ini dirasakan banyak orang milenial adalah tekanan yang muncul karena terlalu sibuk bekerja. Pekerjaan yang menumpuk dan menjalin hubungan dengan teman-teman di tempat kerja yang tidak baik dapat meningkatkan stres yang Anda rasakan.

Stres memengaruhi hasrat seksual karena ketika Anda sibuk bekerja, otak Anda juga sibuk berpikir. Ini membuat Anda sulit untuk rileks dan rileks hingga tidak ada ruang untuk memikirkan seks.

Pekerjaan yang menumpuk dan tak ada habisnya membuat Anda sibuk mengerjakannya dan mungkin tidak dapat menemukan waktu untuk berhubungan seks dengan pasangan Anda.

Kondisi ini akan semakin parah jika seks hanyalah kegiatan yang Anda masukkan ke dalam daftar kegiatan yang harus Anda selesaikan tanpa bisa benar-benar menikmatinya. Dengan begitu, ada kemungkinan stres yang memengaruhi hasrat seksual bisa membuat Anda tetap berhubungan seks tanpa benar-benar merasakan kesenangan.

4 cara mengatasi stres dan mengembalikan hasrat seksual

seksomnia

Jika stres telah memengaruhi hasrat seksual Anda, tidak ada salahnya melakukan beberapa cara mudah untuk mengatasi stres dan memulihkan hasrat seksual untuk kesehatan Anda dan hubungan yang lebih baik dengan pasangan Anda.

1. Berkomunikasi dengan pasangan

Komunikasi hampir tidak pernah gagal menjadi solusi untuk berbagai masalah hubungan manusia. Begitu juga dengan masalah yang mungkin timbul antara Anda dan pasangan karena stres memengaruhi hasrat seksual Anda.

Jika dibiarkan berlanjut, masalah seks ini bisa membuat Anda merasa kesepian dan berpotensi menyebabkan masalah yang lebih parah dengan pasangan Anda. Tidak ada salahnya bersikap terbuka dengan pasangan Anda dengan memberi tahu Anda stres yang Anda rasakan.

Dengan membagikannya, pasangan Anda akan lebih memahami kondisi Anda. Selain itu, ia mungkin membantu Anda menemukan solusi untuk masalah yang membuat Anda stres. Ini bisa membuat Anda jauh lebih tenang dan rileks sehingga hasrat seksual bisa muncul kembali.

2. Berolahraga

jenis latihan sesuai dengan usia

Orang yang rajin berolahraga tentu memiliki stamina dan kehidupan seks yang lebih baik. Ini didukung oleh tiga alasan. Pertama, olahraga dapat merangsang pelepasan hormon dan memicu reaksi fisiologis yang dapat meningkatkan libido.

Kedua, kesadaran untuk meningkatkan stamina dan kualitas kesehatan tubuh melalui olahraga menunjukkan bahwa Anda menyadari hidup sehat adalah gaya hidup yang baik, sehingga aktivitas seksual Anda juga harus dalam kondisi baik.

Alasan ketiga, berolahraga secara teratur juga dapat merangsang pertumbuhan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah yang secara alami meningkatkan aliran darah ke area genital.

3. Meditasi cara meditasi untuk meningkatkan fokus

Meditasi dapat digunakan sebagai metode untuk menghilangkan stres. Dengan begitu, stres memengaruhi hasrat seksual juga bisa diatasi. Selain bisa mengurangi stres, meditasi juga bisa digunakan untuk mengurangi tekanan yang Anda rasakan, yang mungkin juga menjadi alasan timbulnya stres.

Bahkan jika itu hanya dilakukan dalam waktu singkat, jika Anda melakukannya setiap hari, meditasi dapat meningkatkan pola pikir Anda sehingga Anda dapat bersantai. Selain itu, libido Anda juga akan meningkat. Selain meditasi, kegiatan seperti yoga, tawa atau kegiatan yang dapat mengendurkan otot juga memiliki efek yang sama.

4. Tidur yang cukup

Tidur memainkan peran penting dalam kesehatan Anda secara keseluruhan. Ini juga memiliki peran dalam meningkatkan gairah seks. Tidur dapat mengurangi stres dan menjaga sistem kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik.

Stres mempengaruhi hormon seksual dapat dikurangi dengan tidur yang cukup. Waktu tidur yang ideal adalah 8 jam di malam hari. Cobalah melakukannya setiap hari untuk meningkatkan energi dan libido di tubuh Anda.

Posting Mengapa Ketika Stres Gairah Seks Saya Menurun, Ya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here