Kenapa Masih Ada Saja yang Percaya Dengan Takhayul, Ya?

0
8
Kenapa Masih Ada Saja yang Percaya Dengan Takhayul, Ya?

Di zaman yang sangat modern ini, masih ada beberapa orang yang percaya pada mitos, juga disebut takhayul. Mulai dari tidak membuka payung di rumah, Anda tidak bisa duduk di pintu karena Anda bisa menjauhkan jodoh Anda, jadi Anda harus menghabiskan beras jika Anda tidak ingin mereka menangis. Jika dipikirkan secara logis, itu tidak masuk akal, mengapa orang masih percayaya dengan takhayul?

Apa itu takhayul?

mitos kebiasaan makan pada anak-anak

Mitos atau takhayul adalah sesuatu yang ditulis oleh seseorang berdasarkan khalayannya, alias bohong. Namun, ternyata takhayul di Indonesia adalah mengajarkan anak-anak tentang hal-hal tertentu. Biasanya, takhayul ini dibentuk oleh kakek nenek Anda ketika Anda masih kecil.

Misalnya, Anda tentu sering mendengar bahwa nasi tidak habis, beras mungkin menangis. Dalam benak seorang anak kecil, tentu saja mereka tidak ingin hal itu terjadi entah itu menakutkan atau bahkan membuat mereka sedih.

Oleh karena itu, mereka akan mencoba menghabiskan beras dan membentuk kebiasaan untuk mengkonsumsi makanan mereka.

Contoh lain tidak diperbolehkan menyapu di malam hari karena dapat mengurangi kekayaan Anda. Nah, jika dikaitkan dengan zaman kuno, tentu menyapu di malam hari adalah kebiasaan buruk.

Sebelum ada penerangan, akan sulit bagi nenek Anda untuk menyapu dalam kegelapan, mungkin disapu bukan sampah, tetapi perhiasan atau uang yang jatuh.

Mengapa masih ada orang yang percaya pada takhayul?

Seiring berjalannya waktu, mitos itu seharusnya dihancurkan dengan penjelasan logika tetapi beberapa orang tetap berpegang pada prinsip itu.

Ini karena kepercayaan dikembangkan oleh mereka dan merasa terikat oleh takhayul itu. Misalnya, Anda diberi gelang yang dapat membawa & # 39; keberuntungan & # 39 ;.

Kemudian, Anda menggunakannya pada ujian tertentu dan mendapatkan nilai bagus sejak mengenakan gelang. Nah, di sinilah Anda mulai percaya dan mengembangkan kepercayaan diri Anda pada gelang.

1. Buat alasan yang dapat diandalkan untuk suatu acara

sedih tertekan pola pikir tidak bahagia stres pusing

Dalam kasus keberuntungan & # 39; gelang, sebenarnya itu adalah salah satu dari banyak contoh. Anda tidak percaya diri saat melakukan tes, jadi Anda perlu & # 39; dorongan & # 39; untuk memperbaikinya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pikiran manusia senang memiliki kendali atas peristiwa-peristiwa tak terduga. Karenanya, kepercayaan pada takhayul berkembang karena Anda dapat membuat skenario yang menguntungkan Anda, meskipun Anda tahu itu tidak masuk akal.

2. Tenangkan pikiran

Meskipun takhayul adalah ilusi yang Anda buat, ternyata Anda memiliki efek mental yang menjadi jauh lebih tenang.

Psikolog mengungkapkan bahwa tidak mengikuti ritual atau aturan dapat meningkatkan kecemasan pada manusia. Karena itu, menciptakan ramalan yang bermanfaat itu sendiri tentu saja dapat menambah kepercayaan diri Anda dan memuaskan diri sendiri saat menjalani aktivitas.

Sekarang, sudah cukup jelas sekarang mengapa masih ada seseorang yang percaya pada takhayul? Meskipun itu tidak terlihat berbahaya, memiliki kepercayaan seperti ini ternyata menjadi benteng yang sulit bagi Anda untuk berdebat di luar kepercayaan Anda.

Karena itu, terkadang takhayul memiliki efek negatif yang cukup pada pola pikir Anda terhadap dunia. Tidak sulit untuk berubah, tetapi sering kali tidak ada keinginan untuk mengubah pola pikir yang membuat takhayul tetap tinggal di sana.

Posting Mengapa Masih Ada Orang yang Percaya pada Takhayul, Ya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here