Latest News

Gairah Seks Dipengaruhi Oleh Hormon, Tapi Apakah Berlaku Juga Sebaliknya?

Jumlah hasrat seksual memang dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh. Jadi, ketika ada hal-hal yang membuat kadar hormon seks Anda abnormal, bisa jadi dorongan seksual Anda juga menurun. Namun, apakah ini berlaku sebaliknya? Bisakah kehidupan seks Anda memengaruhi kadar hormon dalam tubuh?

Apakah seks mempengaruhi keseimbangan hormon?

Jika ada pertanyaan tentang apakah aktivitas seksual mempengaruhi keseimbangan hormon, jawabannya adalah tidak. Alih-alih dipengaruhi oleh aktivitas seksual, hormon memengaruhi aktivitas seksual. Ini menunjukkan pengaruh hormon tertentu pada aktivitas seksual yang dilakukan oleh pria dan wanita.

Hormon itu sendiri adalah bahan kimia yang diproduksi oleh kelenjar dalam sistem endokrin. Hormon memasuki aliran darah ke jaringan dan organ, menyampaikan pesan ke organ untuk memberi tahu mereka apa yang dilakukan organ dan kapan harus bekerja.

Hormon sangat penting untuk pengaturan yang terjadi dalam tubuh, termasuk selama aktivitas seksual. Dalam melakukan aktivitas seksual, hormon yang berpengaruh adalah hormon estrogen, progesteron, dan hormon testosteron.

Selain berpengaruh dalam aktivitas seksual, hormon ini juga memengaruhi pertumbuhan seksual di tubuh pria dan wanita.

Hormon yang memengaruhi saat melakukan hubungan seksual

Hormon yang berfungsi untuk pertumbuhan seksual dalam tubuh adalah estrogen, progesteron, dan testosteron.

1. Estrogen

Hormon yang dapat mempengaruhi aktivitas seksual diproduksi di ovarium, tetapi beberapa diproduksi di sel dan kelenjar adrenal. Hormon ini berperan dalam pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause.

Fungsi utama hormon ini adalah pembentukan karakteristik seksual pada wanita, misalnya pertumbuhan payudara, rambut vagina dan rambut ketiak, serta siklus menstruasi dan sistem reproduksi.

Pada dasarnya, kadar hormon estrogen pada wanita bisa bervariasi. Bahkan, pada wanita yang sama, kadar estrogen akan bervariasi setiap hari. Karena itu, perbedaan kadar estrogen tidak menunjukkan sesuatu yang signifikan. Hanya saja, jika level ini naik atau turun terlalu drastis, bisa menimbulkan efek samping. Ini juga menyebabkan hormon mempengaruhi aktivitas seksual.

Sebab, salah satu efek samping dari penurunan kadar estrogen adalah berkurangnya hasrat seksual. Sementara itu, hormon mempengaruhi aktivitas seksual yang ditandai dengan peningkatan libido terjadi ketika kadar hormon juga meningkat. Saat itu, tubuh akan memproduksi pelumas di vagina. Produksi ini meningkatkan keinginan atau keinginan wanita untuk aktivitas seksual.

2. Progesteron

Hormon progesteron utama berfungsi untuk mendukung proses kehamilan dan menekan produksi hormon estrogen setelah ovulasi. Hormon ini juga membantu menstabilkan siklus menstruasi.

Kadar progesteron umumnya rendah sebelum ovulasi, tetapi hormon ini akan meningkat ketika sel telur keluar dari batangnya. Level ini biasanya akan meningkat selama beberapa hari. Jika berakhir pada kehamilan, kadar progesteron akan terus meningkat. Namun, jika kadar hormon menurun, menstruasi akan terjadi.

Jika tingkat progesteron tidak meningkat dan menurun setiap bulan, ada kemungkinan Anda memiliki masalah dengan ovulasi, menstruasi atau keduanya dan ini dapat menyebabkan infertilitas pada wanita.

Berbeda dengan hormon estrogen yang dapat meningkatkan gairah seks, peningkatan hormon progesteron justru dapat mengurangi hasrat seksual pada wanita.

Meskipun dianggap sebagai hormon wanita, progesteron juga dapat ditemukan pada pria. Hormon memengaruhi aktivitas seksual dengan indikasi bahwa jika jumlah hormon ini menurun pada pria, maka libido atau hasrat seksual yang dimilikinya juga akan berkurang. Bahkan selain menurunkan libido, hormon memengaruhi aktivitas seksual yang ditandai dengan disfungsi ereksi pada pria.

3. Testosteron

Hormon testosteron bertanggung jawab atas berbagai perkembangan seksual pada pria. Hormon ini membantu organ eksternal dan internal untuk berkembang, termasuk organ reproduksi pada pria seperti penis dan testis.

Pada masa pubertas, hormon bertanggung jawab untuk pembentukan suara pada pria, pertumbuhan rambut di area penis, wajah, dan ketiak. Selain itu, hormon mempengaruhi aktivitas seksual di mana hormon ini meningkatkan sisi agresif pada pria dan meningkatkan libido. Ini karena pria membutuhkan testosteron dalam reproduksi sperma.

Sementara pada wanita, hormon memengaruhi aktivitas seksual dengan meningkatkan libido. Selain itu, testosteron pada wanita juga berfungsi membantu hormon penting lainnya dalam siklus menstruasi.

Selain itu, hormon ini juga membantu metabolisme dan regulasi lain pada pria dan wanita, misalnya merangsang tubuh untuk membuat sel darah merah.

Gairah Pasca Seks Terkena Hormon, Tapi Apakah Ini Juga Berlaku Sebaliknya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top