Berbagai Gejala Kanker Darah Pada Anak yang Harus Diwaspadai Ortu

    0
    14
    Berbagai Gejala Kanker Darah Pada Anak yang Harus Diwaspadai Ortu

    Sel kanker dapat menyerang bagian tubuh mana pun, termasuk darah. Kanker yang menyerang darah ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Agar kondisinya tidak bertambah buruk, orangtua perlu memperhatikan berbagai tanda dan gejala. Mari kita pahami berbagai gejala kanker darah yang terjadi pada anak-anak berikut ini.

    Gejala kanker darah pada anak-anak

    Darah adalah komponen utama dari tubuh manusia. Fungsinya beragam, mulai dari mengangkut nutrisi makanan, mengikat oksigen, dan melawan infeksi. Jika ada sel kanker dalam darah, produksi dan fungsi sel darah akan terganggu.

    Sel-sel kanker ini terbentuk ketika sel-sel darah jenis tertentu mengalami pertumbuhan abnormal dan tidak terkontrol. Kelainan pada sel darah dapat menyebabkan berbagai gejala.

    Sebagai orang tua, Anda perlu tahu apa saja gejala kanker darah pada bayi Anda. Tujuannya agar anak lebih cepat mendapatkan perawatan dan perawatan yang tepat sehingga kualitas hidup lebih baik. Berikut beberapa gejala kanker darah yang bisa terjadi pada anak Anda.

    Gejala umum kanker darah pada anak-anak

    1. Mengurangi jumlah sel darah

    sistem peredaran darah pada manusia

    Menurut halaman Cancer, kanker yang menyerang darah, membuat produksi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit menjadi terganggu.

    Jika jumlah jenis darah tertentu berkurang, ini dapat menyebabkan anak menjadi anemia (kekurangan sel darah merah), leukopenia (terlalu sedikit sel darah putih), dan trombositopenia (jumlah trombosit yang rendah).

    2. Terjadi benjolan dan pembengkakan terjadi

    sakit tenggorokan pada anak-anak

    Gejala paling umum berikutnya dari kanker darah pada anak-anak adalah munculnya benjolan atau pembengkakan. Benjolan atau pembengkakan ini disebabkan oleh pembesaran kelenjar getah bening.

    Pada jenis kanker darah limfoma (sel darah putih dalam sistem limfatik), benjolan akan muncul di sekitar leher, ketiak, atau selangkangan. Benjolan ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.

    Selain benjolan, sejenis kanker leukemia (terlalu banyak jumlah sel darah putih), juga menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan dapat terjadi di perut yang menunjukkan bahwa sel-sel kanker telah menyerang hati dan limpa.

    Bisa juga pada wajah dan lengan karena tekanan pada vena cava superior (pembuluh darah atas, yang membawa darah dari kepala dan tangan ke jantung) yang menyebabkan darah terkumpul di daerah tersebut.

    Pembengkakan biasanya muncul setelah anak bangun dan akan membaik di siang hari. Meski begitu, kasus pembengkakan di wajah biasanya jarang terjadi.

    3. Nafsu makan berkurang dan berat badan menurun

    kekurangan gizi

    Sel-sel kanker yang menyebabkan pembengkakan hati, ginjal atau limpa akan memberikan tekanan besar pada perut. Akibat tekanan ini, gejala yang dirasakan oleh anak-anak yang menderita kanker darah tentu tidak nyaman di perut, seperti rasa sakit, mual, dan muntah.

    Selain itu, tekanan pada perut juga membuat anak menjadi lebih cepat kenyang meski hanya sedikit makanan yang dimakan. Semakin lama nafsu makan akan berkurang disertai dengan gejala lain dapat membuat berat badan anak turun secara dramatis.

    4. Mudah terkena infeksi

    Anak-anak yang kekurangan mineral kekurangan mineral pada anak-anak

    Gejala ini hampir terjadi pada semua jenis kanker darah yang menyerang anak-anak. Karena sel darah putih yang seharusnya bertugas melawan infeksi, jumlahnya tidak cukup.

    Pada leukemia, meskipun ada banyak, sel-sel darah tidak dapat bekerja dengan baik sehingga mereka juga lemah untuk melawan infeksi.

    Anak-anak dengan kanker darah yang memiliki infeksi, akan merespons pengobatan kanker lebih lama daripada ketika tubuh tidak terinfeksi.

    5. Ruam dan gatal di kulit

    alergi makanan pada anak-anak

    Sel-sel kanker yang menyebar ke kulit menyebabkan perubahan. Kulit menjadi gelap atau dipenuhi bintik-bintik kecil seperti ruam. Ini juga disebut petechiae.

    Selain itu, gatal juga bisa menyerang, terutama pada kaki, tangan, atau bahkan seluruh tubuh. Biasanya gejala ini akan memburuk di malam hari atau di cuaca panas.

    6. Nyeri pada tulang dan sendi

    sakit punggung pada anak-anak

    Gejala kanker darah yang biasa dirasakan anak-anak adalah rasa sakit pada tulang dan persendian. Kondisi ini dapat terjadi karena sel-sel kanker telah menginvasi sendi dan permukaan tulang. Anak-anak mungkin mengeluh sakit di bagian tulang mana pun, paling sering di sekitar punggung dan pinggang.

    Gejala khusus kanker darah pada anak sesuai dengan tipenya

    Setelah memahami gejala umum, ada gejala yang hanya muncul pada jenis kanker darah tertentu, seperti:

    1. Memar dan pendarahan mudah

    Pada anak-anak dengan leukemia, memar dan pendarahan sangat mudah terjadi, seperti mimisan atau pendarahan gusi. Gejala ini timbul karena jumlah trombosit memiliki peran untuk dicegah berdarah dalam tubuh tidak memadai jumlahnya.

    2. Demam dan keringat malam

    Gejala kanker darah limfoma pada anak sering disalahartikan sebagai infeksi biasa. Tetapi jika diperhatikan, anak-anak yang menderita kanker limfoma akan lebih sering mengalami demam dan keringat malam. Keringat yang keluar cukup bagus untuk membuat pakaian dan seprai basah.

    3. Kadar kalsium darah tinggi dan masalah ginjal

    Pada beberapa kanker darah myeloma (kanker sel plasma), anak-anak akan mengalami kadar kalsium yang tinggi dalam darah (hiperkalsemia).

    Kondisi ini menyebabkan gejala seperti haus yang terus menerus, buang air kecil yang berlebihan, sembelit, dan sakit perut.

    Dalam beberapa kasus ini dapat menyebabkan masalah ginjal, disertai dengan pembesaran hati dan lidah serta perubahan warna kulit di sekitar mata.

    Posting Berbagai Gejala Kanker Darah pada Anak yang Harus Diperhatikan Orang Tua muncul pertama kali di Hello Sehat.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here