Benarkah Makan Mie Shirataki Bisa Menurunkan Berat Badan?

    0
    11
    Benarkah Makan Mie Shirataki Bisa Menurunkan Berat Badan?

    Dari berbagai jenis mie yang dijual di pasaran, pernahkah Anda mendengar atau melihat mie shirataki? Mie Shirataki, yang merupakan ciri khas warna putih agak jernih ini, dikatakan dapat membantu mendukung program diet penurunan berat badan. Apakah itu benar?

    Apa kandungan nutrisi dalam mie shirataki?

    manfaat mie Shirataki

    Belakangan ini, prestise mie Shirataki memang tampak sedang naik daun. Karena mie Shirataki dilaporkan baik untuk Anda yang sedang diet untuk menurunkan berat badan. Namun sebelum mengetahui lebih lanjut tentang hal itu, tidak ada salahnya meng mengik meng menggun menganting kandungan nutrisi dalam mie yang satu ini.

    Mie Shirataki adalah jenis mie yang dibuat dari akar tanaman konjak (konnyaku), atau biasa disebut serat glukomanan. Itulah sebabnya mie Shirataki juga dikenal sebagai mie konjak.

    Konjak atau konnyaku sendiri, adalah tanaman umbi yang biasanya tumbuh di Jepang, Cina, dan beberapa daerah di Asia Tenggara. Selain diolah menjadi mie, akar tanaman konjak juga sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan tahu, makanan ringan, atau berbentuk seperti nasi.

    Tetapi sebelum diolah menjadi mie shirataki dan beberapa jenis makanan lainnya, akar tanaman konjak akan diolah menjadi tepung terlebih dahulu. Setelah itu, tepung yang dihasilkan dibuat menjadi berbagai makanan, termasuk mie shirataki yang dikabarkan bisa diet.

    Secara keseluruhan, mie shirataki mengandung banyak air dan serat, tetapi sedikit lemak, protein, dan kalori di dalamnya. Yang menarik, mie Shirataki juga rendah kandungan karbohidratnya, sehingga aman untuk mencegah peningkatan gula darah.

    Melihat berbagai nutrisi, mungkin membuat Anda bertanya-tanya tentang kebenaran mie Shirataki yang dikatakan bisa diet.

    Benarkah mie Shirataki dapat membantu diet?

    Sumber: Keto Diet

    Sebenarnya, mie Shirataki bisa menjadi salah satu pilihan makanan untuk mendukung program diet dalam menurunkan berat badan. Ini karena Shirataki memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu menjaga perasaan kenyang lebih lama.

    Akibatnya, porsi dan frekuensi makan Anda mungkin kurang, seperti hasil yang diperoleh oleh penelitian di jurnal Obesity Review. Juga menambahkan ini, sebuah studi yang diterbitkan oleh jurnal Diabetes Research and Clinical Practice, mengungkapkan hasil yang sama.

    Padahal, mengonsumsi sumber makanan yang mengandung serat glukomanan dapat membantu menurunkan kadar hormon ghrelin. Hormon ghrelin adalah hormon yang tugasnya mengirim sinyal kelaparan ke otak, sehingga meningkatkan nafsu makan.

    Tetapi di sisi lain, penelitian yang ada di Journal of Obesity, menemukan hasil yang berlawanan. Penelitian yang dilakukan selama 8 minggu, tidak menemukan perbedaan penurunan berat badan meski keduanya minum serat glukomanan.

    Baik itu pada orang yang kelebihan berat badan, atau orang yang berat badannya ideal. Dimana serat glukomanan adalah bahan dasar mie Shirataki, sering dimakan untuk diet.

    Ini mungkin karena glukomanan diambil dalam bentuk tablet suplemen, dan kemungkinan memiliki efek yang sama dengan makan mie shirataki. Secara umum, penelitian yang ada hanya melibatkan konten serupa yang juga ada di mie Shirataki.

    Sejauh ini, belum ada penelitian khusus yang benar-benar membahas bahwa Shirataki dapat digunakan untuk diet penurunan berat badan.

    Hati-hati, terlalu sering makan carbo rendah juga bisa berdampak buruk

    gula darah setelah makan

    Selain tidak sepenuhnya terbukti secara ilmiah, ada juga hal-hal lain yang harus dipertimbangkan sebelum makan mie shirataki setiap hari. Seperti yang sudah Anda ketahui, mie Shirataki sering digunakan untuk diet yang kandungan karbohidratnya rendah.

    Ketika asupan karbohidrat yang diterima oleh tubuh terlalu sedikit, terutama yang terjadi setiap hari, secara otomatis kadar insulin tubuh dapat menurun secara dramatis. Kondisi ini kemudian memicu pelepasan lemak sebagai pengganti sumber energi.

    Akibatnya, tubuh memproduksi banyak asam lemak yang disebut keton. Dalam kondisi lapar atau kekurangan asupan karbohidrat, keton dapat memberikan sejumlah energi untuk mendukung kerja otak.

    Sayangnya, jika berlangsung lama, keton ini berisiko mengganggu fungsi tubuh. Ini adalah salah satu hal yang membuat Anda tidak disarankan membatasi jumlah asupan karbohidrat terlalu lama.

    Jika Anda berencana menurunkan berat badan dengan mengonsumsi mie shirataki secara rutin, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

    Posting Apakah benar bahwa makan Mie Shirataki Dapat Menurunkan Berat Badan? muncul pertama kali di Hello Sehat.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here