Atasi Mulut yang Terasa Perih dan Terbakar dengan 7 Cara Ini

    0
    12
    Atasi Mulut yang Terasa Perih dan Terbakar dengan 7 Cara Ini

    Sindrom mulut terbakar atau hot mouth syndrome adalah suatu kondisi yang ditandai dengan sensasi panas di mulut, seperti terpapar air panas. Bagaimana cara mengobati sindrom mulut terbakar biasanya dilakukan dengan mengurangi penyebabnya.

    Bagaimana cara mengobati sindrom mulut terbakar (BMS)

    Seperti dilaporkan oleh Kesehatan Harvard, jika seseorang menderita sindrom mulut terbakar Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum merawat diri sendiri. Sebab, ada dua jenis sindrom mulut terbakar perawatannya berbeda, mis. BMS Primer dan BMS sekunder.

    Para ahli menjelaskan bahwa bentuk utama disebabkan oleh kerusakan saraf yang mengatur rasa sakit dan indera. Sementara itu, bentuk sekunder disebabkan oleh penyakit lain.

    Berikut ini beberapa cara untuk mengobati kedua jenis ini sindrom mulut terbakar.

    1 BMS Primer (BMS Primer)

    Menurut sebuah studi 2014 tentang penanganan pasien sindrom mulut panas, obati sindrom mulut terbakar primer cukup rumit. Kurang dari 30% yang gejalanya menurun setelah perawatan.

    Namun demikian, masih ada harapan bahwa sindrom mulut panas dapat diobati melalui dukungan psikologis, mengenali gejala, dan beberapa perawatan, seperti:

    Sebuah. Capsaicin

    diet cabai

    Capsaicin adalah zat yang ada di cabai dan menciptakan rasa pedas di mulut saat dimakan.

    Biasanya, senyawa ini digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit dengan mengurangi zat alami tertentu dalam tubuh Anda (zat P) yang membantu mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.

    Jika capsaicin digunakan sebagai gel dan obat kumur, senyawa ini dapat mengurangi gejala sindrom mulut terbakar. Meskipun cukup efektif, capsaicin juga memiliki efek samping yang membuat mulut terasa lebih pahit dan terbakar.

    Karena itu, coba tanyakan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mulai mengobati sindrom mulut terbakar dengan capsaicin.

    b. Mengganti pasta gigi

    pasta gigi sensitif

    Satu cara untuk mengatasinya sindrom mulut terbakar menggantikan pasta gigi Anda.

    Akhir-akhir ini, ada banyak pasta gigi yang beredar bagi mereka yang memiliki gigi dan mulut sensitif. Jika pasta gigi Anda saat ini memperparah rasa sakit dan terbakar, cobalah untuk menggantinya dengan pasta gigi kategori mulut yang sensitif.

    Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menggantinya dengan baking soda sebagai pasta gigi dan obat kumur. Ini dapat dilakukan dengan:

    • Larutkan 1 sendok makan soda kue dengan air hangat
    • Bilas mulut Anda dengan larutan baking soda sehingga asam di dalam mulut menjadi netral dan mendinginkan sensasi terbakar.

    c. Terapi perilaku kognitif (CBT)

    terapi untuk psikolog

    Tahukah Anda bahwa CBT tidak hanya digunakan untuk mengobati gangguan psikologis, tetapi juga meredakan gejala sindrom mulut panas?

    Pada 2014 ada uji coba menggunakan terapi perilaku kognitif yang melibatkan 30 pasien BMS. Persidangan yang berlangsung selama 12 minggu ternyata cukup berhasil.

    Tiga puluh pasien dilaporkan mengalami penghilang rasa sakit dan terbakar setelah menjalani perawatan selama 6 bulan. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, percobaan kecil yang dilakukan oleh para peneliti ini memungkinkan terapi ini sebagai cara untuk mengobati sindrom mulut terbakar.

    d. Hindari makanan dan minuman tertentu

    Makanan pedas memicu persalinan

    Selain mengganti pasta gigi, ada beberapa batasan yang harus Anda perhatikan ketika menderita sindrom mulut panas. Misalnya, Anda perlu menghindari jenis makanan dan minuman tertentu, seperti:

    • Minuman panas dan alkohol karena mereka dapat memperburuk gejala.
    • Makanan yang mengandung asam tinggi, seperti buah jeruk.
    • Makanan pedas

    e. Mendinginkan mulut

    Selain memanggang soda, ternyata minum minuman dingin bisa mengurangi sensasi terbakar di mulut Anda. Anda juga bisa mendinginkan mulut dengan mengunyah es batu yang dihancurkan untuk melawan sensasi terbakar.

    2 BMS Sekunder (BMS Sekunder)

    Secara umum, BMS sekunder disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Itu sebabnya, untuk diatasi sindrom mulut terbakar biasanya dilakukan dengan mengobati penyebab medis utama.

    Ini dia beberapa cara untuk mengobati sindrom mulut terbakar sekunder berdasarkan gejala dan penyebabnya.

    Kelola stres

    mengurangi stres

    Salah satu penyebab yang mungkin secara tidak sadar membuat mulut Anda terbakar adalah stres. Karena itu, mengelola stres dengan baik bisa menjadi pengobatan alternatif sindrom mulut terbakar.

    Anda dapat memulai meditasi atau yoga seminggu sekali sebagai permulaan. Selain itu, mungkin terapi perilaku kognitif dan psikoterapi dapat membantu Anda mengatasi gejala sindrom mulut panas.

    Lakukan perawatan berdasarkan kondisi medis

    mengatasi mulut kering

    Selain stres, ada beberapa masalah kesehatan yang mungkin menjadi penyebabnya sindrom mulut terbakar, sebagai:

    • Asam lambung naik. Kondisi ini dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang dapat menetralkan asam lambung.
    • Mulut kering juga menjadi salah satu gejala sindrom mulut panas. Kondisi ini dapat diatasi dengan minum yang cukup.
    • Infeksi mulut juga bisa menyebabkan Mulut terasa terbakar sehingga mengobatinya dengan obat pereda nyeri bisa membantu.

    Beberapa cara untuk meredakan gejala sindrom mulut terbakar di atas harus dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter. Ini dilakukan agar Anda tahu sindrom mulut panas yang diderita dan cara menanganinya dengan tepat.

    Sumber foto: Hubungkan Nigeria

    Posting Mengatasi Mouth yang Merasa Sakit dan Terbakar dalam 7 Cara Itu muncul pertama kali di Hello Sehat.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here