4 Cara Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Berlubang

    0
    24
    4 Cara Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Berlubang

    Tergantung pada seberapa besar lubangnya, gigi Anda mungkin terasa sedikit mual atau sakit. Lubang gigi yang terus dibiarkan juga membuat Anda rentan terhadap infeksi gigi dan kehilangan gigi. Nah sebelum minum obat sakit gigi, menyikat gigi menggunakan pasta gigi pilihan yang tepat dapat mencegah gigi berlubang semakin parah. Jadi, bagaimana cara memilih pasta gigi untuk gigi berlubang?

    Mengapa gigi berlubang?

    gigi bungsu terluka

    Istilah medis untuk gigi berlubang adalah karies atau rongga. Penyebab utama munculnya lubang adalah penumpukan plak pada gigi karena tidak menjaga kebersihan mulut yang baik.

    Plak adalah lapisan yang terbentuk dari sisa-sisa makanan, air liur, dan jutaan bakteri. Saat Anda jarang membersihkan gigi, plak akan menumpuk di permukaan dan di antara gigi Anda.

    Bakteri yang hidup dalam plak kemudian akan berlipat ganda dan menghasilkan asam yang mengikis enamel (lapisan luar gigi). Enamel yang terus menerus tererosi akhirnya akan membusuk dan membentuk lubang.

    Semakin banyak plak yang menumpuk di permukaan gigi, lubang yang terbentuk juga cenderung lebih besar. Anda mungkin tidak merasakan apa-apa saat lubangnya masih kecil. Namun, jika lubangnya membesar, Anda akan lebih rentan terhadap sakit gigi.

    Bagaimana memilih pasta gigi untuk gigi berlubang

    Salah satu cara paling sederhana untuk mengatasi gigi berlubang adalah menyikat gigi dengan pasta gigi yang tepat. Sayangnya, ada banyak produk pasta gigi di pasaran dengan berbagai merek, warna, dan rasa.

    Anda mungkin bingung saat ini memilih pasta gigi mana yang terbaik untuk gigi berlubang. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membeli pasta gigi untuk gigi berlubang.

    1. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride

    pasta gigi berkode warna

    Pasta gigi mengandung banyak bahan aktif untuk membantu menjaga kesehatan mulut. Nah, salah satu bahan terpenting yang harus dicari ketika memilih pasta gigi untuk gigi berlubang adalah fluoride.

    Berbagai penelitian telah menemukan bahwa fluoride efektif dalam mencegah karies dan penumpukan plak pada gigi. Ini karena fluoride membantu melindungi dan memperkuat lapisan email gigi. Selain itu, fluoride juga dapat membantu proses remineralisasi gigi yang sudah mulai membusuk. Dengan begitu, pembusukan tidak akan bertambah buruk dan pembentukan lubang pada gigi bisa dihindari.

    Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Penggunaan fluoride dalam pasta gigi telah dinyatakan aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dokter gigi di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia terlalu banyak menggunakan bahan ini untuk produk perawatan gigi. Faktanya, American Dental Association (ADA) mengatakan bahwa semua pasta gigi yang mereka terima harus mengandung fluoride.

    Ada banyak bentuk fluoride yang sering muncul pada label kemasan pasta gigi. Namun, beberapa bentuk yang paling umum termasuk natrium monofluorofosfat, natrium fluorida, dan stannous fluoride.

    2. Periksa bahan aktif lainnya

    Selain dari fluoride, penting juga untuk mengetahui berbagai bahan aktif lain yang terkandung dalam pasta gigi Anda. Berikut adalah beberapa bahan aktif paling umum dalam pasta gigi untuk gigi berlubang.

    • Agen abrasif. Senyawa ini berfungsi untuk membantu menghilangkan sisa-sisa makanan, bakteri, dan noda dari gigi Anda. Contoh-contoh zat abrasif dalam produk pasta gigi adalah kalsium karbonat, gel silika dehidrasi, aluminium oksida terhidrasi, magnesium karbonat, garam fosfat, dan silikat.
    • Humektan Bahan aktif itu berfungsi menjaga tekstur pasta gigi agar tetap lembab dan tidak cepat kering. Bahan-bahan humektan dalam pasta gigi terdiri dari gliserol, propilen glikol dan sorbitol.
    • Pengental suka mineral koloid, rumput laut koloid, atau selulosa sintetis. Bahan ini ditambahkan ke campuran pasta gigi untuk menciptakan tekstur yang khas.
    • Deterjen. Deterjen pasta gigi berfungsi untuk membuat busa ketika Anda menyikat gigi. Busa itu sendiri diperlukan untuk membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel di permukaan dan di antara gigi. Contoh-contoh deterjen dalam produk pasta gigi adalah natrium lauril sulfat, natrium N-lauril sarkosinat.

    Ada juga pasta gigi untuk gigi berlubang yang mengandung perasa buatan dari ekstrak buah. Biasanya penambahan bumbu buatan khusus untuk produk pasta gigi anak-anak. Tujuannya tentu saja untuk menarik minat anak-anak sehingga mereka ingin lebih rajin menyikat gigi. Ekstrak buah yang paling sering ditambahkan ke produk pasta gigi anak-anak adalah stroberi, jeruk, nanas, apel, dan anggur.

    Begitu juga dengan produk pasta gigi untuk orang dewasa. Beberapa ditambahkan perasa buatan dari ekstrak minyak esensial seperti peppermint, lemon, kayu manis, dan lainnya. Berbagai zat tambahan ini efektif memberi sensasi menyegarkan setelah menyikat gigi.

    Sayangnya, tidak semua orang cocok menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan herbal. Bagi orang yang sensitif, penambahan bahan herbal sebenarnya bisa menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada mulut.

    3. Hindari pasta gigi yang mengandung iritasi

    pasta gigi pemutih

    Saat memilih pasta gigi, coba periksa daftar komposisi bahan aktif satu-satu yang dicetak pada kemasan setiap produk.

    Penting untuk diketahui bahwa sejumlah bahan aktif dalam pasta gigi telah dilaporkan sebagai alergen atau iritan. Beberapa dari mereka seperti:

    • Asam sitrat (sering terdaftar sebagai seng atau kalium sitrat)
    • Triclosan
    • Sodium lauryl sulfate
    • Propilen glikol
    • PEG-8, PEG-12, PEG-1450
    • Cocamidopropyl betaine
    • Paraben
    • Pirofosfat

    Tanda paling khas bahwa Anda memiliki alergi pasta gigi adalah luka atau sariawan muncul. Baik itu di pipi, lidah, gusi, bibir, hingga langit-langit mulut. Bibir juga menjadi kemerahan, gatal dan menyakitkan.

    Itu sebabnya selalu periksa dengan cermat bahan-bahan yang terkandung dalam produk pasta gigi yang akan Anda beli. Pastikan produk pasta gigi yang Anda pilih tidak mengandung bahan berbahaya atau yang dapat memicu reaksi alergi.

    4. Pilih produk yang disegel organisasi terkemuka

    pasta gigi sensitif

    Jika Anda ingin menggunakan pasta gigi untuk gigi berlubang, pilih produk yang memiliki segel dari organisasi terkemuka. Contohnya seperti American Dental Association (ADA) atau Indonesian Dental Association (PDGI)

    Segel ini menunjukkan bahwa pasta gigi yang Anda gunakan aman dan efektif untuk melindungi gigi sambil menghilangkan noda pada gigi.

    Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum menggunakan produk pasta gigi untuk gigi berlubang. Jika perlu, dokter Anda dapat meresepkan pasta gigi khusus yang biasanya tidak dijual secara komersial di pasar.

    Posting 4 Cara untuk Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Rongga muncul pertama kali di Hello Sehat.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here